♥ Dia mendorong kita untuk mencapai kebahagiaan di dunia dan
di akhirat ( taat beribadah,dapat dipercaya, jujur, bertanggung jawab
dan memiliki kesungguhan dalam kebaikan ).
♥ Dia bisa membantu kita dalam menunaikan tanggung jawab serta melarang kita melakukan perkara buruk dan maksiat.
♥ Jika kita berbakti kepadanya dia akan melindungi kita.
♥ Dia menyambut persahabatan kita dengan baik.
♥ Jika kita membutuhkan pertolongan atau minta bantuan, dia akan membantu kita sesuai dengan kemampuan.
♥ Jika kita memberikan kebaikan kepadanya, dia menerima dan menghargainya dengan baik.
♥ Jika dia melihat sesuatu yang tidak baik dalam diri kita dia
mengingatkan dengan cara yang baik dan tidak menceritakannya kepada
orang lain( pandai menutup aib kita ).
♥ Jika kita mengalami kesulitan/ musibah, dia akan membantu meringankan dan tidak meninggalkan kita.
♥ Dia bisa menjadi pendengar dan penasehat yang baik untuk kita.
♥ Jika ada selisih pendapat bersedia mengatasinya dengan musyawarah,
tidak memojokkan kita dan tidak mengungkit kesalahan di masa lalu.
Karena sahabat kita bisa berbahagia dan karena sahabat pula kita
menderita. Oleh karena itu jangan pilih sahabat yang seperti ini :
♥ Sahabat yang fasik, ingkar akan aturan Allah dan yang membawa kita
semakin jauh dari Allah. Seseorang yang tidak menambah kebaikan untuk
urusan dunia dan akhirat.
♥ Sahabat yang tamak.
Dia hanya mau memberi sedikit tapi meminta yang banyak dan hanya mementingkan diri sendiri.
♥ Jangan bergaul dengan orang yang suka berkata dusta.
♥ Jangan bersahabat dengan orang yang curang karena hanya ingin
memanfaatkan kebaikan kita, disisi lain dia berencana mencelakakan kita.
♥ Dia menyetujui apapun yang kita lakukan tidak peduli benar atau
salah. Di hadapan kita memuji tapi di belakang kita merendahkan dan
menyebarkan aib kita.
♥ Sahabat yang pemboros dan senang hura-hura.
Dia hanya mau menjadi teman kita manakala dalam kesenangan. Di kala
kita mengalami kesusahan dia pergi meninggalkan kita. Dia senang
mengajak kita berbelanja hal yang tidak bermanfaat dan pergi ke tempat
maksiat dan yang melalaikan
|
0 Responses
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

