Tak tahu apa yang ada di pikiran ku,aku dulu adalah orang yang Jutek dan
cuek terhadap orang sekitar ku.Tapi Entah kenapa setelah kehadirannya
di dalam hidup ku aku menjadi orang yang penuh dengan senyuman dan penuh
kebahagian.Dengan Kehadirannya aku menjadi mudah tersenyum dan mulai
merasakan benih Cinta,Padahal Aku sudah jera menjalani Cinta dengan
orang lain karena sering di sakiti.Sebut saja nama ku Denial ,karena
kejutekan ku ini makanya aku hanya memiliki teman sekitar ku saja yang
sudah lama ku kenal.dan inilah cerita ku..
Aku adalah orang yang penuh kesendirian tapi itu berbeda ketika ada
seseorang yang bernama Lestari itu datang ,dia datang dengan memberi ku
senyuman bahagia nya sehingga dapat membuat ku kembali tersenyum setelah
sekian lama aku tak tersenyum bahagia begitu.Apalagi setiap hari aku
selalu bertemu dengannya karena kami adalah satu kerjaan yang sama Cuma
posisi jabatan di perusahaan itu yang membedakannya.Mungkin karena
sering ketemu itu maka muncullah benih – benih cinta diantara kita,dan
tanpa disadari aku semakin ingin bersama dia sampai aku mati itu yang ku
pikirkan walaupun kadang konyol.
Disaat Ulang tahun ku dia memberikan kado spesial yang dibuatnya sendri
sampai gak tidur,maka dari situ aku tambah yakin kalau dia juga
mempunyai perasaan yang sama dengan ku.Tapi, kami hanya menjalani saja
dengan hubungan kami yang padahal tidak ada status apa-apa juga.Aku
tersa Nyaman di dekatnya , disaat aku sakit aku masih ingat kata – kata
nya memperhatikan ku “ Jangan Sakit terus yah kalau Sakit kan Kita Gak
bisa ketemu ntar dan ga bisa ketawa lagi“.aku tersenyum,membaca pesan
singkat nya itu,aku pun membalasnya “iya Cerewet” ,aku semakin dekat
dengannya begirtu dekat yang hampir bisa ku capai.aku masih ingat
Curhat-curhatannya tentang masalah masa lalu nya .
Tiba lah waktu itu disaat aku mulai memberanikan diri untuk mengatakan
perasaan ini,sesampai di kantor aku pun mulai mengajak dia ngbrol bareng
apalagi direktur ga ada di kantor.kami pun mulai mengobrol seperti
biasa dan saling tertawa dan bercanda seperti biasa.
“ Tar, aku boleh ngomong gak ma kamu?”
“Boleh lah , kan mulai tadi uda ngmong,heheheh” (sambil tertawa
kepadaku)
“aku mau ngomong kalo aku sayang dan cinta ma kamu tar”
“Ahhh,,kamu itu becanda aja Den “ (sambil tersenyum menggoda ku)
“aku beneran Tar mau gak kamu jadi pacarku”
“tapi,maaf aku gak bisa terima kamu,maaf banget!! Sebenernya aku juga
sayang ma kamu dan cinta ma kamu mungkin karena kita sering
bareng-bareng becanda nya,Tapi..?(diam dan memberhentikan alasannya)
“tapi kenapa Tar kamu ga terima aku.apa aku kurang ganteng yah “.
(tersenyum pasrah)
“bukan, karena aku bakalan dijodohkan dengan orang tua ku Den,yg
kerjaannya sama dengan bapakku,aku ga bisa menolaknya den karena , aku
harus bayar jasa ma mereka den kan aku sebagai anak angkat mereka “
(sambil menahan tangisan)
“iya,aku tau Tar aku Cuma orang yang sederhana yang mobil dan motor pun
tak punya hanya ketulusan cinta yang ku punya Tar. (menunduk)
Dia pun memelukku sambil menangis dipelukanku yang tak bisa terima akan
nasibnya dan hanya tetap menangis dan aku Cuma ngomong kepada nya “sudah
Tar jangan nangis lagi masa yang selalu ceria seperti kamu malah
menangis sih,kan kamu cahaya ku meskipun tak selamnya menjadi cahaya
ku”.
Dan dia membalas perkataan ku “Maaf banget Den aku ga bisa jadi Cahaya
dalam hidup selalu tapi ku harap engkau nati bahagia tanpa ku” memeluk
erat diriku.
Di saat itu pun aku menyadari bahwa aku adalah seorang Bintang kecil
yang tak bisa menggapai sang surya di pagi hari.Dan sekarang aku
berusaha membuktikan ke semua orang bahwa aku akan sukses dengan
keringatku sendiri
|
0 Responses
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

